Rabu, 07 Maret 2012

Apakah RO?


Sistem RO adalah teknologi penemuan NASA,Amerika Serikat yang digunakan dalam pesawat ruang angkasa.Dengan daya tekanan air,H2O keluar melalui membran RO, sehingga menghasilkan air murni super bersih. Sedangkan air yang tercemar/ terpolusi di sisihkan melalui saluran lain dan di buang.

Zat-zat polutan ( penyebab polusi/ pencemaran ) yang terdapat pada air minum,mengandung logam berat dan bahan-bahan kimia hasil industri seperti Klorin,Phenol dan Tannin,ditambah residu pupuk dan pestisida kimia dari pertanian,bakteri ,virus Dan lain sebaginya.
Menurut serangkaian riset yang dilakukan NSF (National Sanitation Foundation), lembaga independen dari Amerika Serikat yang secara konsisten membahas masalah air, di temukan bahwa 80 % penyakit yang di derita manusia di sebabkan oleh air.
Mesin Air minum Reverse Osmosis (RO) merupakan mesin pengolah air langsung minum yang dapat membuang polutan-polutan di dalam air PAM atau air sumur seperti logam-logam berat, pestisida, racun-racun, zat kimia, partikel-partikel radio aktif, bakteri, virus, garam, endapan, dan sebagainya. Meminum air yang kurang bersih tidak akan berpengaruh dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang lambat laun akan membuat organ-organ tubuh kita menjadi rusak dan seringkali berakibat fatal dan terlambat.
Air minum yang dihasilkan oleh RO ini adalah Air murni dan sehat sehingga tidak perlu dimasak lagi. Air yang bersih dan sehat jelas akan memperbaiki system kekebalan tubuh kita karena didalamnya tidak ada lagi zat-zat yang berbahaya termasuk virus atau bakteri, ataupun bekas-bekasnya.
Dengan air murni ini darah didalam tubuh kita dapat mengalir dengan baik dan mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh tubuh sekaligus membuang zat-zat yang tidak berguna dan membuangnya lewat kulit dan ginjal, sehingga mesin ini disebut “GINJAL” ketiga yang ada di luar kulit tubuh kita, mengingat cara kerjanya yang hampir sama. Dari depan ada 3 filter penyaringan secara melintang yaitu filter berwarna putih yang merupakan penyaringan air dalam 3 tahap pertama sebelum diproses pada tahap selanjutnya (Reverse Osmosis). RO ini mengolah air dalam 5 tahapan proses sebagai-berikut :

  • Sediment Filter (in line)
Tahap pertama ini menyaring air langsung dari kran air PAM /Sumur terhadap partikel-partikel yang ada seperti debu, pasir, rambut, atau endapan lainnya secara fisika. Pada umumnya umur dari filter ini adalah 6-12 bulan bergantung pada kondisi kekeruhan air yang akan disaring.


    • Carbon Active Filter (in line)
    Tahap 2 ini menyaring air sebagai kelanjutan tahap 1 untuk membuang zat-zat kimia yang ada di dalam air seperti detergent, kaporit/klorin, Trikloromentana dan sebagainya. Pada umumnya umur dari filter ini adalah 6-12 bulan bergantung pada kondisi air nya.


      • Carbon Block Filter (in line)
      Tahap ketiga ini menyaring air sebagai kelanjutan tahap kedua untuk membuang zat-zat kimia dan racun yang ada di dalam air secara lebih intensif seperti kaporit/klorin , detergen, trihalometan dsb. Pada umumnya umur dari filter ini adalah 6-12 bulan bergantung pada kondisi airnya.
      Jika air PAM/Sumur yang akan disaring cukup keruh / diatas 300 ppm, maka disarankan menggunakan filter tambahan atau disebut pre filter yang dipasang sebelum masuk ke mesin ini. Dengan demikian air yang masuk akan lebih bersih sehingga membrane pada tahap 4 akan lebih awet.

      •  Membran Semi Permeable (Tabung Melintang)
              Tahap 4 ini berbeda dengan tahap-tahap sebelumnya yaitu memiliki 2 saluran keluar yaitu saluran air murni dan saluran air bersih. tidak semua partikel-partikel di dalam air bersih dapat melewati membrane yang pori-porinya sangat kecil yaitu sebesar 0,0001 micron atau sebesar rambut dibagi sejuta sehingga diperlukan tekanan dari pompa booster. Akhirnya hanya air murni yang dapat keluar dari membrane tersebut.
      Saluran air bersih yang dibuang tidak boleh tersumbat karena menimbulkan tekanan yang sangat besar pada membrane.
      Jika diteruskan , maka membrane akan mengalami kerusakan. Air bersih yang dibuang umumnya lebih banyak dari air murni, Pada umumnya umur membrane adalah 2-6 tahun bergantung pada penggunaan dan kondisi air. Air bersih yang dibuang secara visual tetap bersih dan bening, namun PPM (partikel per micron) cukup tinggi (misalnya 250), sedangkan air murni akan mempunyai PPM maksimal 20.
      Jika diperhatikan, maka air bersih yang dihasilkan oleh membrane ini mempunyai 2 saluran parallel yaitu yang menuju tangki penyimpanan dan satu lagi menuju ke tahap 5 (Post Carbon). Pada saat kran air murni ditutup, maka proses penyaringan akan tetap berlangsung sampai tangki penyimpanan penuh. Penempatan post carbon filter pada tahap akhir akan memberikan air bersih yang tidak berbau dan siap untuk diminum.




        • Post carbon filter (Tabung melintang dekat membrane)
        Step terakhir berfungsi untuk membuang rasa dan bau serta Menghambat pertumbuhan micro-organisme didalam air yang dihasilkan RO.

        Selasa, 06 Maret 2012

        Sedotan Kehidupan


        sedotan Sederhana Penyelamat Dunia

        lifestraw_2
        yap,, itulah nama produknya..
        Kelihatan sederhana namun manfaatnya bagi mereka yang kekurangan air bersih sangatlah besar. Dengan LifeStraw air yang kotor dapat langsung diminum, namun tidak menyebabkan orang yang meminumnya menjadi sakit.
        LifeStraw (Sedotan Kehidupan) adalah filter air yang dirancang oleh Vestergaard Frandsen dari Swiss.
        Vestergaard Frandsen sendiri merupakan sebuah perusahaan Eropa berbasis Internasional yang bergerak dibidang kemanusiaan dan mengkhususkan diri dalam tanggap darurat atas permasalahan yang kompleks. Mereka juga membuat produk-produk untuk pengendalian penyakit.
        Data-data mengenai LifeStraw:
        • Panjang: 31 cm, Diameter: 30 mm, Price: about $3.00
        • Model-model LifeStraw:
          1. LifeStraw Personal filter minimum 700 liter air, cukup untuk satu orang dan satu tahun.
          2. LifeStraw Family menyaring paling sedikit 18.000 liter air, menyediakan air minum yang aman untuk sebuah keluarga selama lebih dari dua tahun.
        • Lifestraw menghilangkan 99,9999% bakteri yang menular melalui air, 99,99% virus, dan 99,9% parasit.
        • Penyakit yang dapat dicegah antara lain difteria, kolera dan diare.
        • LifeStraw dapat menyaring hingga 700 liter air sebelum harus diganti.
        Cara kerja LifeStraw
        exp-lifestraw-diagram
        Semua proses ini dilakukan hanya dengan menghisap secara reguler, tidak beda jauh ketika menggunakan pipet minuman konvensional sehari-hari.
        lifestraw
        Inovasi-inovasi yang diberikan oleh LifeStraw sangat mengesankan sehingga disebut sebagai salah satu temuan terbesar di 2005 oleh Time Magazine dan memenangkan Index Award untuk inovasi di bidang desain yang akan secara signifikan memperbaiki hidup manusia.
        Biaya yang murah dan imbas langsung yang bisa dimiliki oleh LifeStraw ketika mencapai orang-orang yang membutuhkan akan menjadikan alat ini sebagai alat yang sempurna untuk para kelompok-kelompok amal di dunia.
        Dengan dikombinasikan dengan dengan upaya-upaya baru untuk menyediakan sumur dan waduk-waduk bagi masyarakat, LifeStraw bisa memberikan kontribusi langsung yang signifikan bagi krisis air global yang kita hadapi dengan mewujudkan Tujuan Pembangunan Milenium yakni mengurangi setengah jumlah orang yang tidak memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum yang aman pada tahun 2015. LifeStraw juga bisa menjadi cara yang jitu untuk mengatasi kebutuhan mendesak akan air oleh para korban bencana alam seperti angin badai, gempa bumi dan lain-lain.

        Pengolahan Air RO


        SISTEM PENGOLAHAN AIR MINUM
        DENGAN PROSES PEMURNIAN AIR (REVERSE OSMOSIS SYSTEM )

        Sistem pengbolahan air minum kemasan dengan sumber air bersih dengan skala atau standar air minum, memerlukan beberapa proses yang perlu diterapkan, adapun proses yang diperlukan tergantung dari kualitas air baku antara lain



        • Proses penampungan air dalam bak penampungan air yang bertujuan sebagai tolak ukur dari debit air bersih yang dibutuhkan. Ukuran bak penampungan disesuaikan dengan kebutuhan (debit air) yang mana ukuran bak 2 kali dari kebutuhan
        • Proses oksidasi atau dengan kata lain penambahan oksigen kedalam air agar kadar-kadar loga berat serta zat kimiawi lainnya yang terkandung dalam air mudah terurai. Dalam proses ini ada beberapa perlakuan yang bisa dilakukan seperti dengan penambahan oksigen dengan sistem aerasi (dengan menggunakan alat aerator) dan juga dapat dilakukan dengan menggunakan katalisator bahan kimia untuk mempercepat proses terurainya kadar logam berat serta zat kimiawi lainnya (dengan menggunakan clorine, kaporite, kapur dll)
        • Proses pengendapan atau koagulasi, proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan bahan kimia seperti bahan koagulan (Hipoklorite/PAC dengan rumus kimia Al2O3), juga proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan teknik lamela plate
        • Proses ozonisasi dilakukan diawal proses bertujuan untuk mengurangi bacteri , virus, amuba, serta patogen yang merugikan, serta proses ini juga dapat menghilangkan kadar-kadar isektisida dalam air yang mana apabila air terkontaminasi dengan insekisida dan proses ozonisasi berguna juga sebagai remove iron, manganese.
        • Proses filtrasi, proses ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran-kotoran air yang masih terkandung dalam air. Biasanya proses ini menggunakan bahan sand filter yang disesuaikan dengan kebutuhan baik debit maupun kualitas air dengan media filter (silica sand/quarsa, zeolite, dll)
        • Proses filtrasi (carbon actived), proses ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air agar air yang dihasilkan tidak mengandung bakteri (sterile)dan rasa serta aroma air
        • Proses demineralisasi, proses ini berfungsi untuk mengurangi bahkan menghilangkan kadar – kadar logam serta mineral-mineral yang terkandung dalam air.
        • Proses Reverse Osmosis system , proses ini merupakan proses utama dalam proses pemurnian air dengan hasil qualitas air non mineral. Proses ini melalui alat yang disebut Membrane semipermiable, membrane ini mempunyai lubang air 1/10000 micron dimana air yang melewati lubang tersebut sudah merupakan air bebas meniral bactery, virus dan logam-logam berat lainnya.
        • Proses terakhir, adalah proses pembunuhan bakteri, virus, jamur, makroba dan bakteri lainnya yang tujuannya air itu tidak perlu dimasak kembali, proses ini menggunakan proses ultra violet atau dengan kata lain sterilisasi dengan menggunakan penyinaran ultra violet.

        Adapun secara ringkas bagian proses pengolahan isi ulang air minum kemasan adalah dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :
        Pengisian Dan Pencucia


        FUNGSI – FUNGSI DARI MASING-MASING PROSES SERTA ALUR PROSES

        1. TANGKI PENAMPUNGAN AIR

        Tangki penampungan bertujuan sebagai storage atau cadangan air yang akan diproses

        2. PROSES OZONISASI

        Proses ini dilakukan dalam tangki penampungan terakhir dari storage tank yang ada. Prosess ini bertujuan untuk menghilangkan dan mengurangi kadar bacteri, amuba, virus dan patogen-patogen yang merugikan. Proses ini juga berfungsi sebagai remove iron, manganese dan kadar insektisida, apabila air yang diproses terkontaminasi dengan bahan-bahan insektisida/pembunuh serangga. Juga proses ini dapat menambah kadar oksigen dalam air yang dapat menambah kesegaran air (fresh) dan aroma air.

        3. PROSES SAND FILTER

        Proses ini bertujuan untuk mengurangi polutan-polutan yang ukurannya lebih besar dari 0,5 mikron, serta menahan/ memfilter kadar-kadar logam-logam berat yang telah teroksidasi dalam proses sebelumnya.

        4. PROSES GREENSAND FILTER

        Proses ini mempunyai fungsi menghilangkan kadar logam berat serta zat kimia lainnya yang tidak sempat teroksidasi pada awal proses. Proses filtrasi ini menggunakan media greensand yang mempunyai fungsi mengikat/menukarkan ion (ion exchange) logam serta unsur kimia terlarut antara lain :

        • Fe 2+ ion besi
        • Mn 2+ ion Mangan
        • H2S Sulfida
        • NH4 Amoniak
        • Zn Zink
        • Cr Crom
        • NO2- Nitrit
        • NO3- Nitral
        • Balance pH
        • Dll
        5. PROSES CARBON FILTER

        Proses ini bertujuan menghilangkan aroma air yang tidak sedap serta membunuh bacteri serta mengikat racun-racun dalam air, seperti diilustrasikan dalam perut yang diare menggunakan obat norite dengan kata lain carbon powder yang kasulkan atau di cetak yang bertujuan menghilangkan bacteri serta menyera racun-racun dalam perut.

        6. PROSES SOFTENING
        Proses ini bertujuan melunakan air serta rasa air agar tidak kesat serta mengurangi kadar kapur dalam air.
        7. PROSES REVERSE OSMOSIS SYSTEM
        8. PROSES STERILISASI
        Proses ini mempunyai tujuan sebagai penghilang bacteri agar air steril dan aman dikonsumsi langsung tanpa ada proses pemanasan.


        PRODUCT SPECIFICATION

        TYPE *) ZF– 406 ZF– 408 ZF– 4010 ZF– 4012 ZF– 4016
        Diameter (inchi) 6 8 10 12 16
        Tinggi (cm) 135 135 135 175 200
        Kapasitas (ltr/hr) 750 1500 2500 3500 6000
        Inlet/Outlet ½” ¾” ¾”- 1” 1” 1¼” – 2”

        Material Tabung PVC PVC PVC PVC PVC
        System Manual Manual Manual Manual Manual
        *) Ukuran & Bahan Material Filter Tergantung Pesanan

        HYDROFILT WATER FILTER

        Merupakan Filter Air Yang Dapat Digunakan Untuk Keperluan :RumahTangga,Perkantoran, Industri,Kolam Renang dan lain-lain

        Media Yang Kami Gunakan
        Tergantung Kebutuhan Treatment AirMedia Filter Terdiri Dari
        Beberapa Jenis Antara Lain :

        Zeolite Actived (ex.Bayah), Pasir
        Actived, Manganese Green Sand,
        Silica Sand (ex.Bangka), Carbon
        Actived, Resin Kation & Anion

        AIR
        Pada umumnya air mengandung mineral seperti zat Besi, Mangan, Magnesium, Calsium (kapur), Sulfida dan senyawa-senyawa organik lainnya yang berasal dari limbah industri, rumah tangga, insektisida dan kotoran lainnya, yang mana bila berlebihan akan mempengaruhi kualitas air di lingkungan kita. Sehingga apabila dipakai akan mengganggu kesehatan kita.

        SOLUSI
        Salah satu solusi untuk memecahkan masalah air Anda secara sederhana bisa dilakukan dengan proses penyaringan. Dengan demikian senyawa-senyawa yang berlebihan tersebut bisa dikurangi.

        PROSES KERJA
        Filter air Zeofilt berisi media aktif yang bisa bertahan lama dan tidak perlu sering diganti. Pada proses ini air yang melewati media tersebut mengalami absorpsi sehingga kandungan mineral dan senyawa yang berlebihan dalam air bisa terikat dan dikurangi serta dihilangkan. Sehingga hasil air menjadi jernih dan bebas dari bau dan zat-zat pengotor lainnya.

        KEUNTUNGAN
        • Mudah pemasangan dan pengoperasiannya
        • Mudah perawatannya
        • Anti karat (karena terbuat dari bahan plastik)

        SISTEM PENYARINGAN MODEL SEDERHANA
        MURAH DAN KUALITAS AIR TERJAMIN TAHAN S/D 2-3 TAHUN

        Sistem penyaringan model sederhana ini prinsipnya hampir sama dengan model filter tabung akan tetapi kondisi operasionalnya dalam keadaan terbuka (tidak vacum).
        Pada sistem ini proses penyaringan terjadi dalam reservoar (tong), yang mana media dimasukan kedalam t
        SAND FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGHILANGKAN KOTORAN-KOTORAN KASAR
         MEMBENINGKAN KUALITAS AIR
         MENAHAN POLUTAN-POLUTAN DLM AIR

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         SILICA SAND ATAU QUARSA (EX.BANGKA)

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 100 Kg
         MESH 8 X 16 (2mm – 3mm)
         KADAR SILICA SiO2 = 80 %


        CARBON FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGHILANGKAN BAU, RASA
         MEMBENINGKAN KUALITAS AIR
         MENBUNUH BAKTERI- BAKTERI SERTA MIKROBA/PROTOZOA (CONTOH:NORITE)
         MENGHILANGKAN WARNA, AIR MENJADI BENING
         MENYERAP H2S (SULFIDA),NH4 (AMONIAK)

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         CARBON ACTIVED (CALGON EX.USA)

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 50 Kg
         MESH 12 X 24 (1mm – 2mm)
         KADAR CARBON (I2 = 1000 meq/gr)

        GREEN SAND FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENYERAP KADAR Fe2+,Mn2+,NO3,N02,Cr,Pb
         MENYERAP LOGAM-LOGAM BERAT LAINNYA
         BALANCING pH (PENSTABIL pH AIR)

         MENYERAP H2S (SULFIDA),NH4 (AMONIAK)
         MENYERAP APABILA AIR MENGANDUNG RADIOAKTIF

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         GREEN SAND (ZEOLITE ACTIVED) (EX.BAYAH)
         PRODUKSI PPTM (PERDATAM) BANDUNG

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 75 Kg
         MESH 12 X 24 (1mm – 2mm)
         KAPASITAS TUKAR KATION (KTK =265 meq/gr)

        SOFTENER FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGIKAT KADAR CaCo3 (KADAR KAPUR)
         MENGIKAT KADAR Mg2+
         MENGIKAT ION+ DAN ION-

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         RESIN KATION

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 35 Ltr
         RESIN KATION (MARATHON C, EX.USA)


        MICROFILTRASI

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGHILANGKAN POLUTAN – POLUTAN HALUS ANTARA 0,5 MICRON S/D 20 MICRON
         MEMBENINGKAN KUALITAS AIR

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         CATRIDGE FILTER (EX. JAPAN,USA)

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH CATRIDGE 8
         UKURAN MULAI 0,5 MICRON S/D 20 MICRON


        STERILISASI

        STERILISASI ADA DUA JENIS PROSES :
        1. STERILISASI DENGAN MENGINJEKSIKAN GAS OZONE (O3) KEDALAM AIR PRODUKSI

         MEMPUNYAI FUNGSI :

        MEMBUNUH BAKTERI–BAKTERI , VIRUS DAN PATHOGEN
        LAINNYA ;
         ESCHERICHIA-COLI (E-COLI)
         FECAL STREPTOCOCCI
         STAPHYLOCOCCUS AUREUA
         ASPERGILLUS NIGER
         STAPHYLOCOCCUS AREUS
         S 1ALMONELLA CHOLERAESUIS
         BACILLUS SUBTILLIS
         BACILLUS ANTRACIS (ANTHRAX)
         COLIFORM BACTERIA
         PARASITIC INFUSORIAN
         AHYDROPHILA
         OMV,CSV,IPNV,IHNV,HIRRV,YAN


        MENETRALISIR PESTISIDA
         DDT
         PCP
         MALATHION
         BAYGON
         VAPAM

        MENGOKSIDASI LOGAM BERAT
         IRON (ZAT BESI/Fe)
         MANGANESE (BESI HITAM Mn)


        2. STERILISASI DENGAN PENYINARAN ULTRA VIOLET DENGAN WAVE LENGTH(PANJANG GELOMBANG) 254 nm

         MEMPUNYAI FUNGSI :
         MEMBUNUH BAKTERI-BAKTERI DAN VIRUS SERTA PATHOGEN LAINNYA.

        SISTEM STERILISASI DENGAN SINAR ULTRA VIOLET 254nm

        SYSTEM HEXAGONAL PADA PROSES REVERSE OSMOSIS (RO)

        1. BIO CERAMIC
        2. IMFRA RED LIGHT
        3. BIO MAGNETIZED :


        • Bio Magnetized Filter, merangsang memperkecil dan menyusun kelompok molekul air sehingga memiliki daya larut yang tinggi, bertenaga dan kaya akan oksigen.

        Kelebihan System RO dengan BIO MAGNETIZED :

        BIO MAGNETIZED memiliki kemampuan memecah molekul sehingga memiliki ukuran sama dengan selaput darah dan menyusun kembali kelompok molekul air sehingga :
         Memiliki daya larut yang tinggi dan mudah untuk dilalui selaput sel-sel dan membuang toksin dalam tubuh
         Mempercepat metabolisma, meningkatkan daya tahan tubuh dan proses penyembuhan
         Kaya akan oksigen
         Air dengan kamurniannya memiliki kemampuan sebagai detoksifikasi atau pembuangan racun dari sel-sel tubuh sehingga berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

        Proses Kerja BIO MAGNETIZED

        Sebelum melalui proses BIO Setelah proses BIO Setelah proses BIO-
        kelompok molekul air terdiri kelompok molekul air MAGNETIZED kelom-
        dari 11 – 13 molekul trediri dari 9 – 11 molekul pok molekul air terdiri
        dari 6 – 8 molekul

        ANGGARAN BIAYA – BIAYA PEMBUATAN AIR KEMASAN

        Anggaran dialokasikan dalam beberapa acuan antara lain :

        1. Pembelian sumber mata air
        2. Rencana penyewaan bangunan untuk kantor dan pabrikasi
        3. Pembiayaan pemipaan dari lokasi sumber air ke lokasi pabrikasi
        4. Pembuatan bangunan pabrikasi dan gudang produk
        5. Pembiayaan peralatan produksi,ATK,penggajian,kemasan,kendaraan
        6. Pembiayaan pengurusan surat-surat perusahaan dan produk
        7. Pembiayaan promosi awal

        Media Filter Air


        SAND FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGHILANGKAN KOTORAN-KOTORAN KASAR
         MEMBENINGKAN KUALITAS AIR
         MENAHAN POLUTAN-POLUTAN DLM AIR

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         SILICA SAND ATAU QUARSA (EX.BANGKA)

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 100 Kg
         MESH 8 X 16 (2mm – 3mm)
         KADAR SILICA SiO2 = 80 %


        CARBON FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGHILANGKAN BAU, RASA
         MEMBENINGKAN KUALITAS AIR
         MENBUNUH BAKTERI- BAKTERI SERTA MIKROBA/PROTOZOA (CONTOH:NORITE)
         MENGHILANGKAN WARNA, AIR MENJADI BENING
         MENYERAP H2S (SULFIDA),NH4 (AMONIAK)



        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         CARBON ACTIVED (CALGON EX.USA)

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 50 Kg
         MESH 12 X 24 (1mm – 2mm)
         KADAR CARBON (I2 = 1000 meq/gr)

        GREEN SAND FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENYERAP KADAR Fe2+,Mn2+,NO3,N02,Cr,Pb
         MENYERAP LOGAM-LOGAM BERAT LAINNYA
         BALANCING pH (PENSTABIL pH AIR)

         MENYERAP H2S (SULFIDA),NH4 (AMONIAK)
         MENYERAP APABILA AIR MENGANDUNG RADIOAKTIF

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         GREEN SAND (ZEOLITE ACTIVED) (EX.BAYAH)
         PRODUKSI PPTM (PERDATAM) BANDUNG

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 75 Kg
         MESH 12 X 24 (1mm – 2mm)
         KAPASITAS TUKAR KATION (KTK =265 meq/gr)

        SOFTENER FILTER

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGIKAT KADAR CaCo3 (KADAR KAPUR)
         MENGIKAT KADAR Mg2+
         MENGIKAT ION+ DAN ION-

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         RESIN KATION

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH MEDIA 35 Ltr
         RESIN KATION (MARATHON C, EX.USA)


        MICROFILTRASI

        1. MEMPUNYAI FUNGSI :
         MENGHILANGKAN POLUTAN – POLUTAN HALUS ANTARA 0,5 MICRON S/D 20 MICRON
         MEMBENINGKAN KUALITAS AIR

        2. MEDIA /BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM FILTER:
         CATRIDGE FILTER (EX. JAPAN,USA)

        3. SPESIFIKASI MEDIA
         JUMLAH CATRIDGE 8
         UKURAN MULAI 0,5 MICRON S/D 20 MICRON


        STERILISASI

        STERILISASI ADA DUA JENIS PROSES :
        1. STERILISASI DENGAN MENGINJEKSIKAN GAS OZONE (O3) KEDALAM AIR PRODUKSI

         MEMPUNYAI FUNGSI :

        MEMBUNUH BAKTERI–BAKTERI , VIRUS DAN PATHOGEN
        LAINNYA ;
         ESCHERICHIA-COLI (E-COLI)
         FECAL STREPTOCOCCI
         STAPHYLOCOCCUS AUREUA
         ASPERGILLUS NIGER
         STAPHYLOCOCCUS AREUS
         S1ALMONELLA CHOLERAESUIS
         BACILLUS SUBTILLIS
         BACILLUS ANTRACIS (ANTHRAX)
         COLIFORM BACTERIA
         PARASITIC INFUSORIAN
         AHYDROPHILA
         OMV,CSV,IPNV,IHNV,HIRRV,YAN


        MENETRALISIR PESTISIDA
         DDT
         PCP
         MALATHION
         BAYGON
         VAPAM

        MENGOKSIDASI LOGAM BERAT
         IRON (ZA BESI/Fe)
         MANGANESE (BESI HITAM Mn)


        2.STERILISASI DENGAN PENYINARAN ULTRA VIOLET DENGAN WAVE LENGTH(PANJANG GELOMBANG) 254 nm

         MEMPUNYAI FUNGSI :
         MEMBUNUH BAKTERI-BAKTERI DAN VIRUS SERTA PATHOGEN LAINNYA.

        Minggu, 26 Februari 2012

        Kemeripik untung dari bisnis keripik ceker ayam

        Kemeripik untung dari bisnis keripik ceker ayam

        Gurih, renyah, dan bikin ketagihan. Itulah keripik ceker. Keripik dari bahan baku kaki ayam ini memang memerlukan bahan baku cukup banyak. Sepuluh kilogram (kg) ceker basah hanya menghasilkan satu kg ceker kering. Dengan harga Rp 110.000 per kg, produsen bisa mencetak omzet Rp 28 juta per bulan. 

        Ceker ayam biasanya menjadi tambahan di berbagai hidangan seperti sop, semur, dan bakso. Namun, kini banyak pengusaha mengembangkan ceker menjadi camilan dalam bentuk keripik. 

        Keripik ceker ayam tergolong makanan ringan yang memiliki sifat renyah, gurih, dan tahan lama. Bahan baku keripik ceker merupakan daging dan kulit yang ada di bagian kaki. 

        Salah salah satu pengrajin keripik ceker ini adalah Sri Rubiyanti, asal Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Rubiyanti yang memulai produksi keripik ceker sejak 1995 silam kini mempekerjakan enam karyawan. Ia mampu memproduksi 50 kilogram (kg) hingga 70 kg keripik tiap pekan. 

        Pengusaha keripik ceker lain adalah Teguh Satrio Wibowo yang berprofesi sebagai pemotong ayam negeri di Malang, Jawa Timur sejak 2009. Mulanya Teguh hanya menjual ceker dan kepala ayam yang tak terjual di pasar. Ia menjualnya kepada pembudidaya lele untuk pakan lele. 

        Teguh menjual ceker dan kepala ayam dengan harga Rp 4.000 per kg. Ketika harga beli ayam negeri naik, harga pokok penjualan pun naik. 

        Saat itulah ide lain muncul di kepala Teguh. "Kalau ceker saya jual ke peternak, margin keuntungan saya kecil sekali," katanya. Ia terpikir untuk mengolah ceker. Saat ini, ia menghasilkan 15 kg sampai 20 kg keripik ceker per bulan.

        Rubiyanti dan Teguh tak kesulitan mendapat pasokan ceker ayam. Produksi ceker cukup melimpah di Gunung Kidul. Jika sedang kekurangan bahan Rubiyanti mengambil bahan baku ke pasar-pasar di Yogyakarta.

        Rubiyanti bisa mendapatkan ceker Rp 8.000 sampai Rp 10.000 per kg. Sedangkan Teguh memasok ceker dengan harga Rp 5.500 per kg dari pasar di Malang. 

        Harga keripik ceker ini tergolong mahal. Rubiyanti membagi keripiknya ini menjadi dua jenis, yakni keripik mentah di harga 
        Rp 100.000 per kg dan keripik matang Rp 110.000 per kg. 

        Teguh menjual keripik ceker dengan harga Rp 120.000 per kg. "Saya ambil untung 25% dari harga jual," kata Teguh. Dalam sepekan Rubiyanti memperoleh omzet Rp 5 juta- Rp 7 juta.

        Harga keripik ceker cukup tinggi karena banyaknya bahan baku ceker yang diperlukan. Teguh menghitung butuh 10 kg ceker yang terdiri dari kulit dan tulang untuk membuat 1 kg keripik ceker. 

        Proses pembuatannya tak sulit. Prosesnya dimulai dengan memisahkan kulit dari tulang ceker. Setelah itu ia memprestonya agar bahan menyatu dan lebih lunak. Ceker direndam dalam air kapur selama 10 menit untuk menghilangkan lendir. 

        Agar tekstur ceker tetap kenyal dan tidak berbau amis, Rubiyanti menambahkan rendaman kapur sirih Selanjutnya ceker dijemur di terik matahari selama lima hingga enam hari cerah. "Kalau hujan atau mendung, kulit harus disimpan dulu, tunggu sinar matahari keluar," imbuh Teguh.

        Penjualan keripik tak terbatas di pasar lokal. Rubiyanti menjual keripik ceker di Gunung Kidul dan Yogyakarta hingga Semarang, Bogor, dan Jakarta. Sedangkan Teguh sudah menjualnya ke Malang, Sidoarjo, Lampung, Jakarta, Bogor, dan Yogyakarta. 

        Walau ceker cukup diminati, Teguh tidak berniat menjadikan usaha keripik ceker ini sebagai usaha pokoknya. Fokus usahanya adalah pemotongan ayam
        .

        Gurih dan renyahnya keripik sukun datangkan omzet jutaan

        Gurih dan renyahnya keripik sukun datangkan omzet jutaan

        Meski bukan penganan jenis baru, keripik sukun memiliki banyak penggemar. Rasanya yang gurih dan renyah tak membosankan lidah. Pengusaha keripik sukun pun mampu mendulang omzet hingga jutaan rupiah. Mereka juga berinovasi mengembangkan produk baru.

        Kudapan kecil bernama keripik memang sudah sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia. Maklum, camilan ini sangat cocok dinikmati di sela-sela waktu santai berteman kopi atau teh hangat. 

        Salah satu adalah keripik sukun. Lihat saja rezeki yang diperoleh Hasnah, produsen keripik sukun asal Manggar, Belitung. Perempuan ini telah mulai membuat keripik sukun sejak 1996. 

        Ia memanfaatkan buah sukun karena, meski tak banyak, pasokannya relatif stabil. Hasnah membuat tiga jenis produk keripik, yakni keripik biasa, keripik lebar, dan stik. Jika keripik biasa dibuat dari buah sukun yang sudah tua, keripik lebar dibuat dari buah sukun muda. 

        Selain keripik, buah sukun yang sudah tua juga dibuat menjadi stik. "Bagian luarnya dibuat keripik, bagian dalam dibuat stik," jelas Hasnah. 

        Kini, Hasnah mampu memproduksi hingga 500 bungkus keripik sukun per hari. Ia membubuhi kemasan keripik sukunnya itu dengan merek Nuansa Baru. Dengan harga jual Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per bungkus, Hasnah bisa mendulang omzet hingga Rp 50 juta sebulan. 

        Hanya, ia masih membatasi pemasaran keripiknya di sekitar Belitung dan Bangka. Pasalnya, ia belum bisa mendapatkan pasokan buah sukun secara rutin. Pasokan sukun sangat tergantung musim. "Jika musim hujan, kami bisa mendapatkan buah sukun yang lebih banyak dan bagus," timpal Ronal Indrawan, putra Hasnah.

        Jika persoalan itu bisa teratasi, Hasnah ingin menjual keripik sukun Nuansa Baru ini ke pasar yang lebih luas. Apalagi, keripik ini memiliki daya tahan hingga tiga bulan. 

        Selain dari Belitung, banyak pula pengusaha keripik sukun asal Yogyakarta. Salah satunya Ronny Dahlan. Pemilik CV Gema Lestari ini mulai membuat keripik sukun sejak 2009. 

        Meski begitu, Ronni mengakui, berbagai olahan sukun ini merupakan makanan khas masyarakat Pulau Sumatra, khususnya dari Belitung. Ia mendapatkan ide membuat olahan sukun dari orang tuanya yang berasal dari Belitung. 

        Tak hanya keripik, Ronni juga mengolah sukun menjadi bolu. Bahkan, mulai tahun ini, ia menambah variasi produk berupa pizza sukun. "Saya terus berinovasi mengolah buah sukun, supaya konsumen tidak bosan," ujarnya. 

        Memang, dari berbagai olahan itu, keripik sukun menuai penggemar paling banyak. "Keripik lebih disukai karena merupakan camilan ringan, berbeda dengan roti dan pizza yang terkesan sebagai makanan berat," ujar Ronni. 

        Ia menjual keripik sukun ini dengan harga Rp 15.000 per bungkus. Dalam sebulan, dari penjualan keripik, Ronni mengaku mengantongi omzet hingga Rp 20 juta. 

        Pria berusia 30 tahun ini optimistis, produk olahan sukun akan terus berkembang. Sebab, buah yang banyak mengandung karbohidrat ini kaya akan serat, sehingga baik untuk kesehatan. 

        Selain itu, sukun juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. "Sukun memiliki indeks glikemik yang rendah," katanya.

        Ronni menjual produk olahan sukun ini di beberapa minimarket yang tersebar di Yogyakarta dan Semarang. Ia juga memasok keripik, roti dan pizza sukun ke kantin-kantin kampus. Ronni sengaja mengincar pasar mahasiswa karena biasanya kaum muda tertarik mencoba produk-produk baru.
         

        Sawo jumbo untungnya pun jumbo

        Sawo jumbo untungnya pun jumbo (1)

        Penggemar tanaman sawo jumbo semakin banyak. Soalnya, sawo bisa ditanam di halaman rumah. Di Indonesia, bibit sawo jumbo yang banyak dibudidayakan berasal dari Australia dan Malaysia. Pembudidaya sawo berukuran hingga dua kali bola tenis ini bisa meraup omzet Rp 50 juta sebulan.

        Di negara kita, sawo sangat populer. Banyak orang yang menanam tanaman yang warna buahnya sama dengan kulit orang Indonesia kebanyakan ini di pekarangan rumah. Rasanya yang manis membuat banyak orang suka sawo.

        Selain berbentuk bulat seukuran telur ayam, ada juga sawo yang berukuran jumbo, bisa mencapai dua kali bola tenis, dengan bobot hingga 500 gram.

        Sawo berukuran besar ini kondang dengan sebutan sawo jumbo. Ada dua varian sawo jumbo yang banyak dibudidayakan di Indonesia: sawo jumbo australia dan sawo jumbo malaysia.

        Karena ukuran buahnya yang gede, banyak orang yang kemudian tertarik membudidayakannya. Alhasil, permintaan bibit sawo jumbo tinggi.

        Teguh Jaya, salah seorang pekebun yang membudidayakan sawo jumbo australia mulai merintis usaha penjualan bibit sawo jumbo sejak tahun 2008 lalu. "Omzet saya sekarang mencapai Rp 50 juta per bulan," kata pembudidaya sawo dari Malang, Jawa Timur ini. 

        Dari pendapatan bibit itu, ia mengantongi laba bersih 70%.

        Tapi, Teguh mengungkapkan, bibit sawo jumbo australia membutuhkan perawatan yang ekstra hati-hati. Soalnya, tanaman buah ini gampang sekali stres. Akibatnya, bisa tidak berbuah atau cepat mati.

        Hanya, usaha pembibitan sawo termasuk sawo jumbo australia tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Dengan lahan setengah hektare saja, Teguh sudah bisa menampung 10.000 bibit. Dari 10.000 bibit itu, bibit sawo jumbo australia sekitar 5.000 batang. Sisanya bibit sawo lain termasuk sawo varian mentimun.

        Bibit sawo jumbo australia memiliki tinggi mulai 80 centimeter (cm) hingga 100 cm. Untuk bibit yang berukuran 80 cm, Teguh membanderol dengan harga Rp 85.000 per batang. Sedang yang ukuran 100 cm dijual Rp 100.000 per batang.

        Namun, jika membeli lebih dari 10 bibit, Teguh memberikan diskon 10%. Sementara, jika memborong lebih dari 100 pohon, harganya cuma Rp 50.000 per batang.

        Teguh bilang, prospek usaha pembibitan sawo jumbo australia masih cerah. Sebab, peminatnya sangat banyak. Terlebih, sawo jenis ini bisa ditanam di pekarangan rumah. "Peminat bibit sawo jumbo tersebar, mulai dari Lampung, Bandung, Bogor, Malang, hingga Papua," ujarnya. 

        Ahmad Ikhsan, pembudidaya sawo jumbo asal Semarang, Jawa Tengah, membenarkan usaha pembibitan sawo jumbo menjanjikan. Dari menjual bibit sawo jumbo ciku mega atau malaysia. dia bisa meraup penghasilan sebanyak Rp 50 juta per bulan, dengan laba bersih sekitar 80%. "Bibit sawo jumbo yang saya jual memiliki tinggi antara 30 cm - 40 cm," kata Ahmad.
         Tak sulit membudidayakan bibit sawo jumbo asal Malaysia dan Australia. Tanaman buah itu bisa dibudidayakan di tanah dengan ketinggian 700 meter sampai 1.200 meter di bawah permukaan laut. Agar sawo cepat berbuah, bisa juga ditanam pada tanah lempung berpasir yang mengandung banyak bahan organik.

        Menurut Teguh Jaya, salah seorang pekebun yang membudidayakan sawo jumbo australia, untuk menghasilkan bibit sawo jumbo jempolan, awalnya petani harus menanam bibit sawo biasa di polybag sampai tinggi 15 sentimeter (cm). Setelah itu dilakukan okulasi dengan batang pohon sawo australia sehingga ketinggian menjadi 20 cm–30 cm. "Taruh bibit yang sudah diokulasi pada polybag ukuran 30 cm x 30 cm saja," imbuhnya.

        Setelah itu, beri pupuk kandang, pupuk bio organik cair super (BOCS) dan vitamin B1 berbentuk cairan untuk mempercepat pertumbuhan pohon. Hal ini supaya tanaman yang baru dilakukan penyambungan alias okulasi tidak layu.

        Proses selanjutnya adalah memperhatikan asupan gizi bibit sawo. Bibit sawo jumbo harus mendapatkan sinar matahari selama 6 jam–8 jam dalam sehari. "Lakukan penyiraman sekali saja. Kalau dua kali bisa membuat akar bibit sawo busuk," katanya. 

        Cara penyiraman yang rutin juga bisa menangkal sarang semut yang biasanya bersemayam di akar-akar sawo, jika dibiarkan akar sawo akan dirusak semut. Jangan lupa, dalam tiga bulan bibit sawo harus diasupi pupuk B1 minimal sekali.

        Setelah berada di polybag selama satu tahun, sawo umumnya sudah mempunyai tinggi 80 cm sampai 1 meter. Kata Teguh, sebaiknya pindahkan pohon sawo ke lahan lebih luas jika sudah setinggi 1 meter. "Kalau belum, pohon bisa cepat layu dan mati," terangnya.

        Teguh bilang, jika perawat-an dilakukan secara baik umumnya pada usia satu tahun setelah bibit ditanam pohon sawo jumbo sudah mampu berbuah. "Pada usia ini sudah bisa dijual ke para petani," ungkapnya.

        Tapi jika perawatan kurang baik, pohon sawo jumbo baru bisa berbuah setelah berusia tiga tahun. Dia menjelaskan, kalau sudah berbuah normal, pohon sawo jumbo bisa memiliki 50 buah dengan berat sekitar 500 gram. Masa produktif sawo juga bisa sampai 10 tahun jika dirawat dengan baik. "Sawo biasanya tumbuh lebih baik jika ditanam di pekarangan rumah," jelas Teguh.

        Ahmad Ikhsan, pembudidaya sawo asal Semarang, ibu kota Jawa Tengah, menambahkan, pohon sawo jumbo sebenarnya bisa ditanam di tempat yang rawan erosi, sebab akar sawo biasanya sangat kuat. Pohon sawo juga mampu hidup di iklim basah maupun kering. "Pohon ini masih bisa hidup jika kemarau tiba dengan rentan waktu sampai lima bulan," imbuhnya.